Review: Ristretto Ardenza, Yang Pekat Dari Dolce Gusto

Beberapa hari ini tenaga terkuras gara-gara pindahan rumah. Karena Arianna sedang hamil, saya lakukan semuanya sendiri dari packing sampai bantuin angkut-angkut barang ke mobil boks.

Jadi akhir pekan kemarin teparlah saya dan hari seninnya karena task list yang numpuk selama 2 hari cuti harus dikejar dong ya. Biasanya untuk kopi Dolce Gusto saya lebih suka yang Cappuccino atau Latte tapi kali ini saya butuh yang lebih pekat untuk mendorong mata melek selama lembur.

Nah kebetulan Dolce Gusto baru saja mengeluarkan beberapa varian baru yaitu Nyumba Lungo, Ristretto Ardenza dan Espresso Intenso Decaffeinato. Buat pecinta kopi hitam dan espresso, yes inilah jawaban dari Dolce Gusto untuk kalian.

IMG_20160902_085759_REV

Kali ini saya mencoba Ristretto Ardenza dulu. Ristretto Ardenza disajikan dengan sangat sedikit cairan, kalau boleh saya bilang “little shot of coffee”. Lebih sedikit dari espresso dan dipenuhi oleh lapisan crema. Untuk Ristretto Ardenza dibuat hanya dengan 1 bar ukuran air Dolce Gusto, hal ini membuat rasa kopi menjadi lebih intense dan pekat.

Rasanya Ristretto Ardenza akan menjadi varian Dolce Gusto yang sangat serius untuk pecinta kopi, nuansa espressonya sangat kuat dan termasuk salah satu dengan rasa yang paling intens di antara varian Dolce Gusto yang lain. Cocok untuk nyolok mata untuk yang hobinya begadang ngejar deadline atau nonton bola haha~

Sedikit tentang rasa ada nuansa hazlenutty di dalam varian ini.  Warna caramel dalam Ristretto Ardenza menunjukkan crema yang nikmat seperti ketika menikmati secangkir espresso di sebuah kedai kopi.

Jadi kalau kamu pecinta espresso, mungkin Ristretto Ardenza pantas untuk kamu coba.

Jadi sudah minum berapa cangkir kopi hari ini? *grinz*

0